Tabrak Belasan Motor di Lampu Merah K-Square Satlantas Polresta Barelang Dalami Dugaan Pengemudi Alami Stroke

Tabrak Belasan Motor di Lampu Merah K-Square Satlantas Polresta Barelang Dalami Dugaan Pengemudi Alami Stroke

 

Batam – Matamedianews.co.id– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang bergerak cepat mendalami penyebab pasti kecelakaan beruntun yang menggemparkan warga di Simpang Lampu Merah K-Square, Batam, pada Sabtu (4/7/2026) pagi lalu.

 

​Sebuah mobil dilaporkan hilang kendali dan langsung menghantam belasan sepeda motor yang tengah berhenti menunggu lampu merah. Akibat insiden ini, belasan pengendara mengalami luka-luka, di mana dua di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka berat.

​Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Muhammad Jefri Adil Akbar SH, mengungkapkan bahwa pihak penyidik telah melakukan rangkaian pemeriksaan medis terhadap pengemudi mobil maut tersebut, termasuk tes darah dan urine.

​”Hasil pemeriksaan darah maupun tes urine menunjukkan tidak ditemukan kandungan zat berbahaya ataupun narkotika,” ujar Iptu Jefri secara tegas.

​Meski hasil tes zat adiktif menunjukkan hasil negatif, pihak kepolisian belum menetapkan kesimpulan akhir mengenai penyebab kecelakaan. Polisi saat ini masih menunggu kondisi kesehatan pengemudi membaik guna menjalani pemeriksaan lanjutan yang dijadwalkan pada hari Rabu mendatang.

​Menanggapi rumor yang beredar di masyarakat, Iptu Jefri menyebutkan bahwa pihaknya tengah mendalami informasi terkait kemungkinan pengemudi mengalami serangan stroke mendadak saat berada di balik kemudi.

​”Kami ingin memastikan apakah benar pengemudi mengalami stroke atau ada penyebab lain. Semua fakta di lapangan masih kami dalami,” tuturnya.

​Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian, kronologi awal menunjukkan situasi yang sama: seluruh kendaraan korban dalam posisi berhenti total karena lampu lalu lintas menyala merah. Tiba-tiba, mobil pelaku datang dengan kecepatan tinggi dari arah belakang dan langsung menyapu deretan sepeda motor.

​Hingga saat ini, mayoritas korban yang mengalami luka ringan telah diperbolehkan pulang sejak hari kejadian. Namun, masih ada dua korban yang membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit, yakni seorang pengemudi ojek online (ojol) dan seorang perempuan.

​Pihak kepolisian juga memberikan klarifikasi penting terkait video viral yang memperlihatkan seorang korban terjebak di bawah kolong mobil. Polisi memastikan bahwa kabar yang menyebutkan korban tersebut meninggal dunia adalah tidak benar (hoaks).

​Korban Telah sukses menjalani operasi akibat patah tulang di bagian pinggul hingga kaki, dan kini sedang dalam masa pemulihan intensif.

​Satlantas Polresta Barelang memastikan proses penyelidikan akan terus dikawal secara transparan dan akuntabel hingga penyebab pasti kecelakaan beruntun ini terungkap sepenuhnya berdasarkan bukti, saksi, dan keterangan medis pengemudi. (Risma)

Related posts