Nur Kusuma Ngarasati, Istri Wakil Walikota Cilegon Dinobatkan jadi Perempuan Inspiratif Lewat UMKM Lokal Cilegon

Nur Kusuma Ngarasati, Istri Wakil Walikota Cilegon Dinobatkan jadi Perempuan Inspiratif Lewat UMKM Lokal Cilegon

CILEGON,- Matamedianews.co.id,-  Nur Kusuma Ngarasati atau yang disapa Raras, Istri Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo dinobatkan sebagai Perempuan Inspiratif atas peran aktifnya dalam pemberdayaan perempuan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di Kota Cilegon.

Raras sapaan akrabnya ini menyebut, penghargaan yang diraihnya ini sebagai salah satu penyemangat untuk dirinya agar selalu terus mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menilai, kolaborasi, motivasi, serta energi positif menjadi kunci dalam membangun gerakan pemberdayaan yang berdampak bagi sesama.

“Alhamdulillah, menjadi penyemangat untuk terus mengabdi dan bermanfaat bagi sesama khsusunya bagi pelaku UMKM di Kota Cilegon,” Sabtu (17/10/2026).

Menurut Raras, pemberdayaan perempuan tidak hanya berfokus pada satu bidang. Sejumlah aspek yang menjadi perhatiannya meliputi ekonomi kreatif, kebudayaan, psikososial, literasi, hingga pemberdayaan dan penguatan ilmu aplikatif bagi perempuan.

“Tidak ada paling banyak, aspek ekonomi kreatif, kebudayaan, psikososial, literasi, pemberdayaan dan penguatan ilmu aplikatif perempuan. Sepertinya merata,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya ketulusan dan semangat saling mendukung dalam menjalankan berbagai kegiatan. Baginya, upaya pemberdayaan tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dapat dilakukan dengan membantu potensi lokal yang belum banyak mendapat perhatian.

“Tidak ada, hanya membantu potensi yang ada di kota cilegon yang belum banyak tersentuh dan dilihat,” katanya.

Istri Wakil Walikota Cilegon pun berharap perempuan dapat terus saling menguatkan dan memberikan manfaat sesuai kapasitas masing-masing di lingkungan tempat tinggal maupun komunitasnya.

Ia tidak menempatkan penghargaan yang diterimanya sebagai tujuan akhir.

Sebaliknya, pengakuan tersebut menjadi dorongan untuk terus membuka ruang kolaborasi dan membantu perempuan lain mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Tidak berharap banyak, perempuan pada fitrahnya memang akan selalu bermanfaat dan berdaya pada kapasitasnya di lingkungan masing2. Harapan saya terus saling mendukung, bermanfaat terhadap sesama wanita lain nya,” ungkapnya.

Dalam perjalanan hidupnya, Nur Raras menyebut dua sosok yang paling menginspirasinya, yakni kedua ibunya, Kusmardiani dan Tita Mardiyani.

Ia mengaku banyak belajar tentang ketulusan, cara memanfaatkan kesempatan, serta pentingnya memberikan hasil terbaik dalam setiap pekerjaan.

“Ketulusan dalam menjalani hidup dan kesempatan yang ada di hidup ini. Serta selalu mengerjakan sesuatu dengan maksimal. Doa & berkerja berjalan beriringan,” tuturnya.

Kepada perempuan, khususnya di Kota Cilegon, Nur Raras berpesan agar setiap orang berfokus mengembangkan kemampuan diri dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, tanpa harus membandingkan pencapaiannya dengan orang lain.

“Menjadi versi terbaik dari diri kalian sendiri, tidak usah ambil pusing apa yang orang lain kerjakan tetapi fokus dengan apa yang bisa kamu berikan untuk orang banyak,” pesannya.

Ia pun berharap agar penghargaan yang dirinya terima ini bisa menjadi prinsipnya dalam berkarya dan memberikan manfaat bagi sesama.

“Do the best you can! Lakukan yang terbaik, yang lainnya hanyalah bonus,” pungkasnya. (*)