Aceh Timur -Sehubungan dengan meningkatnya asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Kabupaten Aceh Timur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Timur mengeluarkan Himbauan Kewaspadaan Terhadap Asap Karhutla kepada seluruh satuan pendidikan di Aceh Timur.
Himbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Bustami,S.Pd., M.Si., dengan penekanan utama “Keselamatan Diutamakan, Pembelajaran Tetap Berjalan”.
Dalam himbauan resminya, Disdikbud Aceh Timur meminta seluruh satuan pendidikan untuk melakukan lima langkah penting:
1.UTAMAKAN KESELAMATAN.
Pertimbangkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) apabila kondisi asap membahayakan kesehatan warga sekolah.
2.GUNAKAN MASKER*
Jika tatap muka masih memungkinkan, siswa, guru, dan tenaga kependidikan diimbau memakai masker.
3.PEMBELAJARAN TETAP BERJALAN.
Guru dapat melaksanakan pembelajaran dari rumah melalui WhatsApp, daring, atau metode PJJ lainnya.
4.INFORMASIKAN KEPADA ORANG TUA.
Jika tatap muka dihentikan sementara, segera beri tahu orang tua agar anak tetap belajar dan diawasi di rumah.
5.SESUAIKAN DENGAN KONDISI SETEMPAT.
Kepala satuan pendidikan mengambil langkah secara bertanggung jawab sambil menunggu surat edaran Bupati Aceh Timur.
Bustami menegaskan, kebijakan ini diambil untuk melindungi kesehatan siswa dan guru dari dampak buruk kabut asap karhutla yang saat ini kualitas udaranya telah dinyatakan tidak memenuhi Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan oleh Dinas Kesehatan Aceh Timur.
“Keselamatan Diutamakan, Pembelajaran Tetap Berjalan,” ujar Bustami.Sabtu (17/10/2026).
Dengan himbauan ini, Disdikbud memberikan kewenangan kepada kepala sekolah untuk menyesuaikan dengan kondisi setempat secara bertanggung jawab, termasuk opsi meliburkan tatap muka dan beralih ke PJJ jika kondisi asap semakin pekat.(Mh)


