HUKUM TUMPUL DI LUBUK BAJA: Ada Apa Antara Polisi dan Gelper Sky Game Tanjung Uma? 

HUKUM TUMPUL DI LUBUK BAJA: Ada Apa Antara Polisi dan Gelper Sky Game Tanjung Uma?

 

Batam, Aktivitas perjudian berkedok gelanggang permainan (gelper) di Kota Batam seolah tak pernah ada matinya. Salah satu yang kini tengah menjadi sorotan hangat dan perbincangan miring di tengah masyarakat adalah gelper Sky Game.

​Berlokasi strategis di kawasan Mall SNL Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, lokasi hiburan mesin ketangkasan ini diduga kuat menyajikan praktik perjudian terselubung skala besar. Ironisnya, meski aroma pelanggaran hukumnya sudah menyengat ke mana-mana, hingga detik ini aparat penegak hukum terkesan “tutup mata dan telinga”.

​Berdasarkan investigasi lapangan dan laporan warga sekitar, modus yang dijalankan Sky Game terbilang klasik namun rapi.

Pengunjung datang untuk membeli koin atau voucher permainan. Namun, jika menang, hadiah yang didapat bukan lagi sekadar boneka atau suvenir murah, melainkan dapat ditukarkan kembali menjadi uang tunai melalui perantara atau jaringan “khusus” di sekitar lokasi.

​”Omzetnya diperkirakan tembus puluhan hingga ratusan juta rupiah per hari. Pengunjungnya ramai, bahkan buka sampai larut malam. Anak-anak muda hingga orang dewasa hanyut di dalam sana,” ungkap seorang warga Tanjung Uma yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

​Keberadaan tempat ini dinilai warga sudah sangat meresahkan. Selain merusak moral, kehadiran arena judi ilegal di tengah pemukiman padat penduduk seperti Tanjung Uma juga berpotensi meningkatkan angka kriminalitas akibat kecanduan judi.

​Ada Apa dengan Polsek Lubuk Baja dan Polresta Barelang?

​Pertanyaan besar yang kini menggelinding di ruang publik adalah: Mengapa Sky Game masih kokoh beroperasi tanpa tersentuh hukum?

​Kecamatan Lubuk Baja berada di bawah yurisdiksi hukum Polsek Lubuk Baja dan Polresta Barelang. Jarak fisik antara mapolsek dengan lokasi-lokasi strategis di Lubuk Baja terhitung dekat.

Sangat tidak masuk akal jika aparat kepolisian tidak mendeteksi adanya aktivitas massal yang mencurigakan di Sky Game.

​Sikap diam dan belum adanya tindakan nyata (penertiban atau penggerebekan) dari pihak kepolisian memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Muncul tudingan miring bahwa ada “restu” terselubung atau dugaan aliran dana segar yang membuat meja-meja judi di Sky Game tetap mulus berputar.

​Masyarakat Batam kini menagih komitmen Kapolda Kepri dan Kapolresta Barelang untuk memberantas segala bentuk perjudian di bumi Melayu tanpa tebang pilih, sesuai dengan instruksi tegas dari Kapolri.

​Jika dalam beberapa hari ke depan gelper Sky Game di Tanjung Uma ini masih dibiarkan melenggang kangkung menantang hukum, maka reposisi atau pencopotan jabatan strategis di tingkat Polsek maupun Satreskrim Polres dinilai layak dilakukan demi menjaga muruah institusi kepolisian di mata publik.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan respons resmi terkait belum adanya penindakan terhadap aktivitas di Sky Game Tanjung Uma.

Publik menunggu: apakah hukum akan tegak berdiri, atau kalah bertekuk lutut di hadapan pengusaha gelper? (Red)

Related posts