Aceh Timur–Gelaran Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Sekolah Menengah Pertama tahun 2026 secara resmi ditutup oleh PLT kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur Bustami,S.Pd.M.Si melalui kepala bidang SMP Suhaimi,S.Pd.MM.Rabu (22/7/2026).
Kompetisi ini menjadi panggung bagi 10 sekolah untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus sebagai seleksi wakil Aceh Timur ke tingkat provinsi.
Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya kompetisi olahraga sepak bola antar pelajar yang berlangsung meriah dan penuh semangat juang.
Dalam sambutannya, kepala bidang SMP Aceh Timur Suhaimi memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia, tenaga pendidik, pelatih, dan tentunya para peserta yang telah menunjukkan dedikasi serta sportivitas tinggi sepanjang kompetisi berlangsung.
“Ini adalah bagian dari upaya kita bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sebagaimana yang dicantumkan dalam visi pembangunan pendidikan nasional,” ujar Suhaimi.
Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan yang berkarakter.
Kepada para peserta, Suhaimi memberikan dorongan semangat dan motivasi. “Anak-anakku peserta Gala Siswa Indonesia yang saya banggakan, saya bangga melihat bagaimana kalian semua bermain dengan semangat juang tinggi, menjunjung nilai sportivitas, dan tetap menjaga persahabatan di atas lapangan hijau. Bagi yang belum meraih juara, jangan berkecil hati karena keberanian untuk bertanding dan berproses itu sendiri sudah merupakan kemenangan,”ujarnya.
Pada momen tersebut, beliau juga mengumumkan para pemenang GSI 2026. Juara pertama diraih oleh tim dari SMP Negeri 1 Peudawa, juara II diraih SMPN 1 rantau selamat, juara III SMP Negeri 1 Pante Bidari dan juga IV SMPN 1 sungai Raya.
Lanjutnya Ia berharap para juara tidak cepat berpuas diri dan terus mengembangkan potensi mereka. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pelatih dan pembina atas dedikasi mereka dalam membimbing para siswa.
Menutup acara, mewakili dinas pendidikan dan kebudayaan Aceh Timur Suhaimi mengungkapkan harapannya agar GSI dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan semakin semarak. “Mari kita terus dukung pengembangan bakat dan potensi anak-anak kita, baik di bidang akademik maupun non-akademik,”pungkas Suhaimi.(Dd).






