ACEH TIMUR -Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menginstruksikan seluruh camat hingga kepala desa (kades) di Kabupaten Aceh Timur untuk menggerakkan gotong royong massal di wilayah masing-masing.
Instruksi tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi dan pencegahan terjadinya banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Aceh Timur saat musim hujan.
Hal ini disampaikan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky kepada media ini, Selasa (27/10/2026).
Menurut Bupati, sasaran utama gotong royong massal tersebut difokuskan pada pembersihan parit dan gorong-gorong yang selama ini tersumbat akibat tumpukan sampah dan sedimentasi.
“Gotong royong massal ini sasarannya yaitu di parit atau gorong-gorong akibat tersumbatnya saluran air hingga tergenang air menjadi banjir,” ujar Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky.
Bupati Al-Farlaky juga menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengimbau agar warga tidak lagi membuang sampah sembarangan, terutama ke parit, sungai, dan saluran air.
“Kami mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat Aceh Timur untuk tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita jaga lingkungan kita bersama. Sampah yang dibuang sembarangan inilah yang menjadi penyebab utama tersumbatnya parit dan gorong-gorong sehingga menimbulkan banjir,” tegasnya.
Ia menambahkan, gotong royong saja tidak cukup tanpa diiringi perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan.
“Pemerintah sudah berupaya maksimal melalui gotong royong massal ini, tapi kalau kesadaran menjaga lingkungan tidak ada, banjir akan terus terjadi. Jaga lingkungan kita, maka lingkungan akan menjaga kita,” pungkas Bupati Al-Farlaky.(Mh)


