Aktivitas Tambang Timah di Bukit Layang Berjalan Kondusif, Penambang Akui Tak Ada Gangguan dari PT THEP

BANGKA,- Matamedianews.co.id,- 28 Oktober 2026 – Aktivitas penambangan timah di kawasan Desa Bukit Layang, Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka, dilaporkan berlangsung kondusif. Para penambang yang berasal dari masyarakat setempat mengaku dapat bekerja dengan tenang tanpa adanya konflik maupun gangguan dari pihak perusahaan PT THEP.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim Matamedianews di lokasi, aktivitas penambangan terlihat berjalan seperti biasa. Sejumlah rakit penambang tampak beroperasi di perairan dengan tetap memperhatikan batas-batas wilayah kerja yang telah disepakati.

Salah seorang penambang asal Desa Bukit Layang mengatakan, sejauh ini hubungan antara para penambang dan pihak PT THEP berjalan dengan baik. Menurutnya, komunikasi serta aturan yang jelas menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Selama ini kami tidak merasa terganggu oleh pihak PT THEP. Semuanya berjalan baik, ada aturan yang jelas, dan kami diberi ruang untuk bekerja dengan layak. Kami juga saling menjaga lahan PT THEP,” ujar salah seorang penambang kepada tim Matamedianews.

Ia juga menjelaskan, persoalan akses jalan yang berkembang di sekitar lokasi perlu dilihat berdasarkan kepemilikan dan pengelolaannya. Menurut keterangannya, jalan yang dimaksud merupakan jalan milik PT GML, bukan PT THEP.

“Kalau untuk sekarang belum ada gangguan masalah jalan. Itu bukan jalan milik PT THEP, melainkan jalan PT GML. PT THEP belum ada dirugikan, kecuali jika terjadi kerusakan atau pohon sawit tumbang hingga batas bandar,” jelasnya.

Ia menambahkan, para penambang yang beraktivitas di kawasan tersebut merupakan warga Desa Bukit Layang.

Pihak Keamanan PT THEP Sebut Tidak Ada Konflik

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, tim Matamedianews juga menghubungi salah satu komandan regu (danru) keamanan PT THEP melalui WhatsApp.

Dalam keterangannya, Danru Neding menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya tidak menerima laporan mengenai konflik antara PT THEP dan para penambang dari Desa Bukit Layang.

“Dari pihak PT THEP, kami tidak merasa terganggu. Kami hanya mengecek batas-batas saja, Pak. Jangan sampai aktivitasnya melewati batas,” ujar Neding.

Ia menegaskan, pengawasan yang dilakukan petugas keamanan bertujuan memastikan aktivitas di lapangan tetap berada dalam batas wilayah masing-masing.

“Untuk sementara, tidak ada laporan konflik. Kami hanya mengawasi dan mengecek batas saja. Saat ini tidak ada konflik antara pihak PT THEP dengan penambang Desa Bukit Layang,” pungkasnya.

Komunikasi Jadi Kunci Menjaga Kondusivitas

Kondisi yang relatif kondusif tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi antara pihak perusahaan, masyarakat, dan para penambang dalam mengelola aktivitas di sekitar kawasan pertambangan.

Kejelasan batas wilayah kerja, pemahaman terhadap hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta koordinasi di lapangan menjadi hal penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang berpotensi memicu konflik.

Di sisi lain, aktivitas penambangan tetap perlu memperhatikan aspek keselamatan kerja, ketentuan perizinan yang berlaku, serta perlindungan lingkungan agar kegiatan ekonomi masyarakat tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

Hingga berita ini disusun, berdasarkan keterangan penambang dan Danru Neding, belum terdapat laporan mengenai konflik antara PT THEP dan penambang warga Desa Bukit Layang.

Masyarakat berharap situasi yang kondusif tersebut dapat terus dipertahankan melalui komunikasi terbuka, pengawasan yang proporsional, dan penghormatan terhadap batas wilayah kerja masing-masing demi menjaga hubungan baik serta mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.