Bukan Liburan Akhir Pekan, Ratusan Karyawan PT Ecogreen ‘Serbu’ Pulau Kubung demi Mangrove dan Pendidikan
BATAM — Suasana Pulau Kubung, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, tampak tak biasa pada Sabtu (1/8/2026) pagi. Ratusan karyawan PT Ecogreen Oleochemicals mendadak memadati pulau pesisir tersebut. Kehadiran rombongan besar ini sempat menarik perhatian warga setempat yang mengira mereka datang untuk berwisata mengisi libur akhir pekan.
Namun, dugaan warga rupanya keliru.Bertolak dari Pelabuhan Teluk Nipah Punggur menggunakan boat sekitar pukul 08.20 WIB, rombongan yang dipimpin oleh Manager HRD PT Ecogreen Oleochemicals, Rudyanto, justru membawa misi sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Misi ini berfokus pada dua sektor vital: pelestarian lingkungan pesisir dan peningkatan mutu pendidikan.
Setibanya di lokasi, para karyawan langsung berbaur dengan masyarakat setempat untuk menanam 1.000 bibit mangrove di sepanjang garis pantai.
”Hari ini kami bersama masyarakat Pulau Kubung melakukan penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian PT Ecogreen terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat menyambut Bulan Kemerdekaan dengan aksi nyata,” ujar Rudyanto.
Ia menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar seremoni. Penanaman mangrove ditargetkan mencapai sedikitnya 5.000 pohon sepanjang tahun 2026 di berbagai kawasan konservasi Batam untuk mencegah abrasi, menyerap karbon, dan menjaga ekosistem pesisir.
Menyemai Harapan di Sekolah dengan Satu Guru
Di balik pesona alam Pulau Kubung, tersimpan potret perjuangan pendidikan yang menyentuh hati. Di pulau ini berdiri SD Negeri 003 Ngenang Lokal Jauh, sebuah sekolah dengan dua ruang kelas yang hanya diampu oleh satu orang guru, yakni Yohanes. Setiap hari, Yohanes harus berjuang membagi waktu dan perhatian mengajar seluruh murid dari kelas 1 hingga kelas 6.
Kondisi inilah yang terus mengetuk kepedulian PT Ecogreen Oleochemicals. Melalui perwakilannya, Rachel Putri, perusahaan menyerahkan bantuan buku Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk seluruh murid.
”Keterbatasan jumlah guru membuat anak-anak di sini membutuhkan fasilitas penunjang seperti buku LKS agar proses belajar tetap maksimal,” jelas Rachel.
Pendampingan PT Ecogreen terhadap sekolah ini rupanya telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Pada 2022 lalu, perusahaan menyalurkan meja dan kursi belajar baru, laptop untuk guru, alat peraga, peta pendidikan, hingga perlengkapan olahraga.
Edukasi Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat
Tak hanya membawa bantuan buku, para relawan karyawan juga mengajak murid-murid SD Negeri 003 belajar mencintai alam sejak dini. Anak-anak diajak menanam bunga di halaman sekolah dan menyematkan nama mereka masing-masing pada pot tanaman tersebut.
”Kami ingin mereka memiliki rasa tanggung jawab dan keterikatan untuk merawat tanaman itu tumbuh,” tambah Rachel.
Guna melengkapi aksi sosialnya, PT Ecogreen juga menggelar kegiatan fogging serentak untuk membantu menjaga kesehatan dan pemukiman warga dari ancaman nyamuk demam berdarah.
Melalui empat agenda utama—penanaman mangrove, fogging, edukasi lingkungan, dan penyaluran LKS—PT Ecogreen Oleochemicals tidak hanya menghijaukan pesisir Batam, tetapi juga menyemai benih harapan bagi masa depan anak-anak di pulau terdepan.(Risma)
Editor Redaksi






