ACEH TIMUR — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Komisi V, Martini SH., MH,dari Fraksi Partai Nasdem menegaskan komitmennya untuk terus membantu masyarakat dalam memperjuangkan keadilan, meskipun dirinya mengaku kerap menerima berbagai bentuk teror dari pihak tidak dikenal.
Hal tersebut disampaikan Martini terkait persoalan yang sedang viral di media sosial di Kabupaten Aceh Timur. Menurutnya, setelah dirinya ikut membantu masyarakat dalam upaya menegakkan keadilan terhadap kasus yang ramai diperbincangkan, ia mulai menerima telepon gelap dan pesan dari nomor yang tidak dikenal.
“Setelah kami membantu masyarakat untuk menegakkan keadilan, muncul berbagai telepon misterius, ajakan bertemu tengah malam, hingga puluhan panggilan video dari nomor yang tidak dikenal,” ujar Martini, Jumat, 8 Mei 2026.
Namun demikian, Martini mengaku tidak gentar menghadapi intimidasi tersebut. Ia menilai hal seperti itu sudah menjadi risiko ketika memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mencari kebenaran.
“Saya tidak menggubris ataupun menanggapi hal-hal seperti itu. Sebagai anggota legislatif saja saya diteror, apalagi masyarakat biasa yang ikut membantu mencari kebenaran terkait persoalan yang sedang viral di media sosial di Aceh Timur,” katanya.
Martini juga menegaskan bahwa dirinya akan tetap berdiri bersama masyarakat dalam memperjuangkan keadilan dan meminta semua pihak agar tidak melakukan tindakan intimidasi maupun teror terhadap siapa pun.
Ia berharap persoalan yang sedang berkembang dapat diselesaikan secara bijak dan sesuai aturan hukum yang berlaku, sehingga tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.(Mh)






