Aceh Timur -Terjadi Kisrus beberapa masyarakat desa dengan kepala desa (geuchik) Teupieng Jareng, kecamatan Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur terkait dengan dana fisik yaitu untuk alokasi pembuatan pagar kuburan serta jalan rambat beton dengan anggaran kurang lebih Rp 300 juta dalam kegiatan bangunan fisik tersebut.
Kepada media ini Kepala Desa Teupin Jareng, Karyani atau Geuchik Gani mengatakan penggunaan Dana Desa Rp300 juta untuk pembangunan pagar kuburan serta jalan rambat beton.Minggu (16/3/2026).
“Anggran tahun 2025 tersebut kita tarik pada bulan akhir bulan Oktober dan akan di kerjakan pada bulan November namun terjadi musibah banjir bandang pada akhir bulan November sehingga tertunda pekerjaan.
Masih lanjutnya juga mengatakan bahwa kondisi banjir bandang hampir keseluruhan lumpuh untuk pembelian material serta toko bangunan di idi juga pada rusak akibat banjir.
Karyani juga mengatakan Meski demikian, ia menegaskan tetap memiliki komitmen untuk menyelesaikan pembangunan yang telah direncanakan.
“Saat itu kondisi darurat karena terdampak banjir. Namun saya berjanji pembangunan proyek tersebut akan dilanjutkan kembali setelah Hari Raya Idulfitri 2026,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Karyani mengaku tidak keberatan dengan adanya laporan dari masyarakat terkait penggunaan Dana Desa. Ia justru menilai pengawasan masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap jalannya pemerintahan desa.
“Saya tidak marah jika ada warga yang melaporkan atau mempertanyakan penggunaan anggaran tersebut. Justru itu menjadi bahan introspeksi bagi saya,” ujarnya.
Geuchik Gani juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang dinilai telah turut mengawasi penggunaan Dana Desa, karena hal tersebut menunjukkan adanya perhatian terhadap pembangunan desa.
Diakhir jabatannya sebagai kepala desa tidak lama lagi akan berakhir, ia menegaskan akan bertanggung jawab menyelesaikan berbagai program pembangunan yang menjadi tanggung jawabnya selama menjabat.
“Saya akan bertanggung jawab menyelesaikan semua yang berkaitan dengan jabatan saya selama menjadi kepala desa,.
“Saya juga sudah melakukan rapat dengan tuha peet dan camat Idi Rayeuk mengenai hal ini dan saya siap bertanggung jawab serta akan menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda.pungkasnya.
Sementara salah satu tokoh masyarakat setempat yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan bahwa dia mengapresiasi kinerja kepala desa Teupieng Jareng,”selama beliau memimpin banyak perubahan didesa,namun pasca banjir beberapa pekerjaan sempat tertunda dan saya salut kepada beliau di karenakan bertanggung jawab.pungkasnya.
Sementara camat Idi Rayeuk saat di konfirmasi mengatakan bahwa geuchik gani sudah melaporkan hal tersebut dan saya mengatakan agar segera di selesaikan agar tidak terjadi kisrus atau fitnah dengan masyarakat.pungkasnya.(Mh)






