Sumbar,- Matamedianews.co.id,- Lima Puluh Kota, Gugus Depan Pramuka Dharmasraya berpangkalan pada Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI) menghadirkan pengalaman belajar yang memadukan pendidikan kepramukaan, literasi, kepemimpinan, kecintaan terhadap alam, dan pelestarian budaya melalui kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pelantikan Calon Anggota Pramuka yang berlangsung pada 4–6 Juli 2026 di Harau Valley Camp, Kabupaten Lima Puluh Kota. Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan edukatif ke kawasan Jam Gadang sebagai bagian dari penguatan wawasan sejarah dan budaya.
Sebanyak 47 calon anggota Pramuka UNDHARI mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya sebagai proses pelantikan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, penguatan kepemimpinan, pembelajaran kontekstual, serta penanaman nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka melalui pengalaman belajar langsung di alam terbuka.
Selama tiga hari kegiatan, peserta mengikuti berbagai aktivitas, di antaranya pelatihan dasar kepramukaan, kehidupan berkemah, jelajah alam di kawasan Lembah Harau, dinamika kelompok, permainan edukatif, diskusi kelompok, refleksi, hingga api unggun yang menjadi ruang mempererat persaudaraan, membangun jiwa kepemimpinan, serta menanamkan semangat gotong royong dan tanggung jawab.
Kegiatan juga diperkaya dengan pembelajaran literasi melalui diskusi, refleksi pengalaman, penyampaian gagasan, serta pengamatan langsung terhadap lingkungan sebagai media belajar. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan kepramukaan, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, dan menyelesaikan masalah.
Sebagai penutup kegiatan, peserta melaksanakan kunjungan edukatif ke kawasan Jam Gadang di Bukittinggi. Kegiatan tersebut menjadi sarana mengenal sejarah, budaya, serta nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau sebagai bagian dari pembelajaran yang menumbuhkan kecintaan terhadap identitas budaya bangsa.
Haza Amin selaku Ketua Sangga Kerja dan juga Wakil Presiden mahasiswa BEM KM Undhari, mengatakan bahwa pendidikan dan latihan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang utuh kepada peserta. “Kami ingin peserta tidak hanya mengikuti pelantikan sebagai sebuah seremoni, tetapi benar-benar merasakan proses belajar yang membentuk karakter, melatih kepemimpinan, memperkuat kerja sama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap alam, budaya, dan masyarakat. Harapannya, pengalaman ini menjadi bekal bagi mereka dalam menjalankan pengabdian sebagai anggota Pramuka,” ujarnya.
Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pelantikan calon anggota Pramuka. Pelantikan secara resmi di tingkat Gugus Depan dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Amar Salahuddin, M.Pd., selaku Ketua Gugus Depan Pramuka Universitas Dharmas Indonesia sekaligus Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan. Selanjutnya, prosesi pelantikan secara adat dilaksanakan oleh Pemangku Adat Pramuka UNDHARI Racana Putra-Putri Dara Jingga, sebagai simbol penguatan jati diri, persaudaraan, dan pelestarian tradisi yang menjadi ciri khas kehidupan racana.
Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. Amar Salahuddin, M.Pd. menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan di perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. “Pramuka adalah ruang pembelajaran yang membentuk karakter, melatih kepemimpinan, menumbuhkan kepedulian, serta menguatkan semangat pengabdian. Saya berharap seluruh anggota yang dilantik hari ini mampu menjadi teladan di lingkungan kampus maupun masyarakat, terus mengembangkan budaya literasi, mencintai alam, menjaga nilai-nilai budaya, dan menjadi generasi muda yang siap berkarya untuk bangsa,” tuturnya.
Melalui Pendidikan dan Latihan ini, Gugus Depan Pramuka Universitas Dharmas Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan kepramukaan yang adaptif, edukatif, dan relevan dengan tantangan zaman. Perpaduan antara pendidikan berbasis alam, penguatan literasi, pelestarian budaya, dan pembentukan karakter diharapkan mampu melahirkan Pramuka Pandega yang berintegritas, berwawasan luas, serta siap menjadi agen perubahan di kampus maupun di tengah masyarakat.






