Lebak,- Matamedianews.co.id,- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menginformasikan adanya penutupan sementara aliran air irigasi di wilayah Daerah Irigasi (D.I.) Cilangkahan 1. Pemberitahuan ini disampaikan langsung kepada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat melalui pesan resmi.
Berdasarkan keterangan yang beredar, penghentian suplai air dimulai dari titik Sadap 14 pada saluran induk. Langkah ini diambil lantaran pihak DPUPR sedang melaksanakan pekerjaan pemeliharaan rutin pada infrastruktur irigasi.
“Kami sedang mengerjakan pemeliharaan di saluran induk ruas Sadap 14 dan 15, serta Sekunder Malingping ruas Sadap 1,” bunyi pemberitahuan tersebut.
Penutupan saluran ini berdampak langsung pada ketersediaan air bagi lahan pertanian di wilayah terdampak. Pihak instansi terkait meminta agar para petani dapat memahami kondisi teknis ini demi kelancaran perawatan jaringan irigasi jangka panjang.
“Sekian dan harap maklum,” tutup pesan yang dikirimkan oleh petugas DPUPR, Bahrudin.
Hingga saat ini, belum ada estimasi waktu pasti kapan aliran air akan kembali dialirkan sepenuhnya. Para petani diimbau untuk menunggu informasi lanjutan mengenai selesainya proses pemeliharaan di ruas Sadap 14, 15, dan Sekunder Malingping.
Red






