Polda Kepri Gelar Turnamen Domino dan Nobar Piala Dunia, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat pada Hari Bhayangkara ke-80
Batam – Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat.
Di antaranya Turnamen Domino Cup 2026, nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026, serta bakti sosial yang dipusatkan di Food Court 98, Lubuk Baja, Batam, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin didampingi Wakapolda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, jajaran Polresta Barelang, serta para kapolsek.
Turut hadir Ketua Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Riski Faisal dan perwakilan Komunitas Andalan Driver Online (Komando).
Salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 adalah Turnamen Domino Cup 2026 yang diikuti 512 peserta atau 256 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin mengatakan, rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
Selain lomba domino, kami juga akan menggelar berbagai kegiatan lain seperti lomba dayung, perahu jong, berbalas pantun, olahraga bersama, hingga sepeda santai yang akan berlangsung sepanjang bulan,” ujar Asep.
Ia menjelaskan, sejumlah perlombaan tradisional akan digelar di berbagai daerah di Kepulauan Riau dengan melibatkan masyarakat secara langsung.
Salah satunya lomba berbalas pantun yang direncanakan berlangsung di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Batam.
Selain kegiatan olahraga dan budaya, Polda Kepri juga menggelar nonton bareng Piala Dunia 2026 yang dipadukan dengan bakti sosial serta edukasi kepolisian kepada masyarakat.
Menurut Asep, seluruh rangkaian kegiatan mendapat dukungan dari pemerintah daerah, TVRI, organisasi masyarakat, hingga Bhayangkari yang turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial.
“Kami ingin seluruh elemen masyarakat ikut merasakan kemeriahan Hari Bhayangkara.
Melalui kegiatan ini, kami berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat,” katanya.
Kapolda menegaskan bahwa menjaga keamanan wilayah Kepulauan Riau merupakan tanggung jawab bersama.
Sebagai daerah perbatasan sekaligus salah satu tujuan investasi nasional, Kepri membutuhkan situasi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kepri sebagai daerah strategis dan tujuan investasi membutuhkan stabilitas yang terjaga.
Karena itu, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan wilayah yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 akan berlangsung di berbagai wilayah di Kepulauan Riau, meliputi Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Natuna, hingga Anambas dengan melibatkan berbagai komunitas dan lapisan masyarakat.
Risma
Editor Redaksi






