Jakarta,- Matamedianews.co.id,- LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Madas Nusantara Resmi Laporkan Kader PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsy ke Mabes Polri terkait pencemaran warga Madura.
Sebagaimana diketahui Habib Aboe Bakar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPR RI bersama BNN menyebutkan jika para ulama dan pesantren di Madura terlibat peredaran Narkoba demi cuan.
Kontan tuduhan itu menuai protes dari para ulama, Organisasi Ke maduraan seperti AMI (Aliansi Madura Indonesia) dan Ormas Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara.
Meski sebagian ulama masuk angin dan di lobby agar tidak memperpanjang masalah, namun bagi Ormas Madas Nusantara tidak demikian. Sebab tuduhan Aboe Bakar tidak sekedar bicara ulama, tapu juga nama baik warga Madura tercemar.
“Karena itu Madas Nusantara ambil langkah hukum terus proses hukum atas pelanggaran KUHP Pasal 310, 311 maupun UU ITE Pasal 27 dan 28. Belum lagi masalah sara-nya,” tegas Sekjen Madas Nusantara, H.Fauzi,SE kepada wartawan di Bangkalan, Madura.
Dikatakan Madas Nusantara telah menunjuk Doni Ahmad Solihin, SH dan LBH Madas Nusantara untuk memproses hukum. Mereka telah menyiapkan alat bukti termasuk rekaman atas ucapan Habib Aboe Bakar.
“Alhamdulillah, Jumat sudah dilaporkan secara resmi ke Mabes Polri. Proses selanjutnya menunggu dari Mabes Polri,” papar H.Fauzi.
Bagaimana jika ulama sudah damai dengan sebagian ulama Madura. Karena menurut info Aboe Bakar sudah minta maaf, tanya media.
Menurut H.Fauzi, permohonan maaf sebagai sesama Muslim, apalagi mayoritas di Madura, Muslim bisa diterima. Begitu juga oleh Madas Nusantara.
Namun masalah pelanggaran hukum dalam konteks ini, yang dirugikan bukan hanya segelintir ulama Madura yang ditemui. Tapi warga Madura secara umum, baik pesantren, alumni pesantren, dan santri, yang notabene adalah anggota Ormas Madas Nusantara.
Kami akan terus proses hukum agar Aboe Bakar dapat membuktikan ucapannya, jika ulama dan pesantren mana yang terlibat Narkoba dan jadi jaringan pengedar Narkoba untuk dapat duit.
“Jadi harus dapat dibuktikan di pengadilan. Jangan sampai karena ucapannya muncul stigma baru Madura jadi kota Narkoba. Madas Nusantara juga akan aksi ke Kantor DPP PKS di Jakarta untuk melakukan tuntutan,” tegas H.Fauzi yang siap menurunkan warga Madura bergerak.






