Aceh Timur — Kondisi memprihatinkan terjadi di SD Negeri 1 Buket Kuta, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur. Seorang warga bernama Ateng mengaku kecewa dengan keadaan sekolah tersebut yang dinilai membahayakan keselamatan siswa.
Kepada media ini, Ateng menyampaikan bahwa di ruang kelas 6 ditemukan sarang ular. Selain itu, kaca jendela yang rusak dilaporkan pernah jatuh dan nyaris mengenai siswa saat proses belajar mengajar berlangsung, Jumat (13/2/2026).
“Ini sangat berbahaya. Anak-anak belajar dalam kondisi tidak aman. Di kelas 6 ada sarang ular, dan kaca jendela pernah jatuh hampir kena siswa,” ujar Ateng.
Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi bangunan sekolah secara umum sudah memprihatinkan. Beberapa bagian gedung mengalami kerusakan dan dinilai tidak layak. Menurutnya, proposal perbaikan sudah beberapa kali diajukan ke Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, namun belum mendapat tindak lanjut yang jelas.
Tak hanya soal infrastruktur, Ateng turut menyoroti minimnya kehadiran kepala sekolah. Ia mengaku beberapa kali datang ke sekolah untuk menemui kepala sekolah, namun tidak pernah berhasil bertemu.
“Saya sudah beberapa kali datang, tapi tidak pernah menjumpai kepala sekolah. Guru-guru juga mengatakan sudah berulang kali menyampaikan persoalan ini, tapi belum ada hasil,” tambahnya.
Warga berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur lebih serius melakukan pengawasan dan turun langsung meninjau sekolah-sekolah di pedalaman, bukan hanya menerima laporan di kantor.
Saat ini, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur dijabat oleh Bustami. Masyarakat meminta agar dinas terkait segera melakukan pengecekan lapangan dan mengambil langkah cepat demi keselamatan siswa.
Ateng menegaskan bahwa pendidikan di Aceh Timur harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Kami minta pendidikan di Aceh Timur harus ditingkatkan. Jangan sampai anak-anak menjadi korban karena kelalaian dan kurangnya perhatian,” tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur telah dihubungi melalui nomor +62 812-6956X-XXX, namun belum memberikan tanggapan. Jika terdapat klarifikasi atau tanggapan resmi, redaksi akan menayangkannya pada pemberitaan selanjutnya sebagai bentuk keberimbangan informasi.(Mh)






