SUKABUMI,- Matamedianews.co.id,- Komitmen terhadap pelestarian lingkungan kembali ditegaskan oleh Building Engineers Association (BEA) Jawa Barat melalui kegiatan Touring & Association Social Responsibility (CSR) 2026 yang digelar pada 7–8 Februari 2026 di kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi.
Kegiatan tahunan ini memadukan agenda otomotif, aksi sosial, dan pelestarian lingkungan dalam satu rangkaian yang terstruktur dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Touring dimulai dari titik start di PT Tigris Primordia Kencana, Jalan Siliwangi No. 58, Baleendah, Kabupaten Bandung Barat. Para member BEA Jawa Barat dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kegiatan yang sarat makna tersebut.
Dalam rangkaian CSR, BEA Jawa Barat melakukan penanaman sekitar 250 pohon multi fungsi dan produktif, di antaranya durian, sawo, alpukat, dan rambutan. Penanaman dilakukan di area tebing sebagai langkah konkret menjaga kelestarian alam sekaligus memberi nilai ekonomi jangka panjang bagi warga sekitar.
Kepala Desa Ceimas, Wisnu, menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata asosiasi tersebut.
“Alhamdulillah, kami dikunjungi oleh rekan-rekan BEA dari komunitas se-Jawa Barat. Atas nama Pemerintah Desa Ceimas, Kecamatan Ceimas, Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas bantuan bibit pohon ini. Mudah-mudahan saat berkunjung kembali, pohon-pohon ini sudah berbuah,” ujarnya kepada wartawan.
Wisnu juga berharap kolaborasi antara pemerintah desa dan BEA dapat terus terjalin dalam upaya menjaga lingkungan yang lebih hijau dan produktif.
Sementara itu, Ketua BEA Jawa Barat, Asep Suherman, menegaskan bahwa profesi teknik dan konstruksi tidak menghalangi kepedulian terhadap isu lingkungan.
“Inilah BEA Indonesia, inilah BEA Jawa Barat. Kami adalah orang-orang teknik dan bangunan, tetapi kami sangat peduli lingkungan. Hari ini bersama Pak Kades Wisnu, kami menanam sekitar 250 pohon yang multi fungsi dan berbuah. Insya Allah ini sangat bermanfaat,” tegas Asep.
Kegiatan Touring & CSR 2026 ini menjadi bukti bahwa asosiasi profesi tidak hanya berorientasi pada pengembangan kompetensi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.






